baydee Door and window picture

Penciptaan lingkungan yang lebih ramah lingkungan telah menjadi isu utama di seluruh dunia selama beberapa dekade terakhir. Hal ini telah memimpin banyak perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia untuk mencari cara untuk mengurangi pengaruh mereka pada lingkungan dan untuk mendukung cara hidup yang lebih berkelanjutan. Saat kita berbicara tentang pengaruh lingkungan, kita tidak boleh melupakan pengaruh jendela. Jendela adalah komponen terpenting dalam rumah atau bangunan apa pun, dan jendela yang tepat dapat mempengaruhi secara signifikan bagaimana kita memanfaatkan sumber daya dan keuntungan, termasuk sumber daya energi.

Sebelum kita membicarakan jendela terbaik untuk lingkungan, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Ketika kita berbicara tentang 'jendela', ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Pertama, kita harus mempertimbangkan bahan jendela mana yang paling ramah lingkungan. Kedua, kita harus memperhitungkan performa dan keefektifan atau jendela tersebut dalam menjaga suhu di dalam bangunan. Ketiga, kita harus menganggap nilai otomatisnya. Terakhir, kita harus memperhitungkan biaya dan lama masa pakai kembali jendela.

Ada beberapa pilihan jendela yang tersedia, mulai dari kayu, vinyl, aluminium, dan fiberglass. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Namun pada umumnya, kayu dan vinyl dianggap sebagai jendela yang sangat ramah lingkungan.

Kayu adalah bahan yang berasal dari tumbuhan dan ramah lingkungan. Kayu juga dianggap sebagai insulator alami, mampu menjaga suhu di dalam rumah tetap stabil tanpa banyak bantuan dari HVAC (heating, ventilation, and air conditioning) system tidak seperti jendela non-kayu lainnya. Kayu bermanfaat dalam menjaga suhu di dalam bangunan tetap stabil dan ventilasi yang tepat. Namun, kayu memerlukan cukup perawatan dan pemeliharaan yang teratur untuk mempertahankan kualitas dan masa pakai. Kayu juga lebih mahal daripada bahan jendela lainnya. Bagi mereka yang mengutamakan keberlanjutan, kayu dapat didaur ulang dan dihapus dengan aman.

Vinyl, di sisi lain, dianggap sebagai bahan jendela terbaik bagi mereka yang mencari nilai otomatis terbaik untuk uang mereka. Vinyl sangat tahan terhadap cuaca, kelembaban, dan bahkan berbagai jenis kekerasan fisik, dan bahkan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Namun, vinyl harus direcik atau didaur ulang secara tepat dan saksama, karena dapat melepaskan PCB (polychlorinated biphenyl), yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan hewan serta lingkungan.

Selain bahan, kita juga harus mempertimbangkan jenis jendela yang dapat membawa memberikan keuntungan ekstra. Misalnya, jendela multi-panel dan jendela kaca ganda. Jendela jenis ini mampu menjaga suhu di dalam bangunan lebih stabil dan membantu mengurangi suara dari luar bangunan. Jendela bay dan jendela skylight juga dapat memberikan banyak cahaya alami ke dalam ruangan.

Sedangkan dalam hal pengaturan suhu, jendela termasuk dalam hitungan besar pemanas atau pendingin ruangan. Tanpa jendela yang baik dan sering dibuka, suhu di dalam bangunan dapat meningkat secara signifikan, memicu pemakaian pemanas dan AC yang lebih banyak, yang dapat meningkatkan konsumsi energi dan gas rumah kaca. Demikian juga, jika jendela tidak diisolasi dengan benar, panas dapat melarikan diri dengan mudah, dengan dampak yang sama pada konsumsi energi rumah.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah dengan memasang film jendela. Film jendela dapat membantu memperkuat kaca dan meningkatkan ketahanannya. Selain itu, film jendela dapat membantu menghilangkan hawa dingin yang tidak diinginkan di musim dingin, sehingga dapat membantu mengurangi konsumsi energi pemanas.

Secara keseluruhan, kayu dan vinyl adalah pilihan jendela paling ramah lingkungan yang tersedia di pasar, tergantung pada preferensi mereka yang tak hanya mencari keuntungan dalam jangka pendek, tetapi juga keuntungan jangka panjang dalam menjaga lingkungan yang hijau dan berkelanjutan. Namun, dalam memilih bahan jendela, penting untuk mengingat bahwa setiap pilihan material memiliki kelebihan dan kekurangan, serta biaya yang mungkin ada.

Ketika memilih jendela, hal penting lain adalah memilih ukuran yang tepat dan cara memasangnya. Jika kita ingin menjaga lingkungan dan menghemat energi, jendela harus dirancang dan dipasang secara cerdas. Kita dapat memilih jendela yang disertifikasi sebagai Energy Star oleh Departemen Energi AS, yang berarti jendela tersebut telah terbukti efisien secara energi dan mampu mengurangi konsumsi energi di rumah.

Dalam kesimpulan, banyak faktor yang perlu diperhitungkan saat memilih jendela yang tepat untuk kebutuhan lingkungan dan tempat tinggal Anda. Namun, dengan memilih bahan ramah lingkungan, memilih jendela multi-panel, dan cara pemasangan yang terampil, kita dapat memastikan bahwa jumlah energi yang kita konsumsi di rumah atau bangunan kita adalah sebesar mungkin.