baydee Door and window picture

Penggunaan bahan kayu untuk jendela sudah menjadi pilihan populer selama beberapa dasawarsa terakhir. Walaupun kayu dianggap sebagai bahan yang ramah lingkungan dan lebih tradisional, namun ada sejumlah kelemahan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakan bahan ini.

Salah satu kelemahan utama dari bahan kayu untuk bingkai jendela adalah biayanya. Kayu dikategorikan sebagai bahan yang mahal, terutama jika dibandingkan dengan bahan lain seperti aluminium atau vinyl. Harga bahan kayu dipengaruhi oleh banyak faktor seperti jenis kayu yang diinginkan dan ukuran bingkai jendela. Selain itu, kayu juga membutuhkan tambahan biaya untuk pemeliharaan agar masa pakainya lebih lama dan tidak mudah keropos.

Bingkai jendela kayu juga rentan terhadap kerusakan. Kayu mudah terkikis oleh elemen cuaca, seperti hujan, angin, serta sinar matahari. Selain itu, kayu bisa menjadi sarang bagi serangga seperti rayap yang bisa merusak struktur bingkai jendela dengan cepat dan memerlukan biaya untuk memperbaikinya. Hal ini membutuhkan banyak pemeliharaan untuk menjaga agar bingkai jendela tetap tahan lama dan tidak mudah rusak.

Ketahanan kayu terhadap api juga harus dipertimbangkan. Kayu sangat mudah terbakar dan dapat berkontribusi pada penyebaran api jika terjadi kebakaran. Kendati terdapat perlindungan dari penggunakan bahan kimia, namun kekuatan kayu untuk menghadapi kebakaran sangat berbeda-beda. Oleh sebab itu, pastikan bahan kayu yang digunakan sudah diperlakukan dengan bahan pelindung yang sesuai dengan standar keselamatan.

Kelembaban juga dapat menjadi kelemahan lain pada kayu. Jendela kayu yang terkena kelembaban dapat mulai melengkung atau membusuk. Tekanan kelembaban pada bingkai jendela dapat membuat kayu membengkok dengan mudah, menyebabkan kaca jendela menjadi retak atau bahkan pecah. Bahkan bila jendela kayu terpasang dengan benar, namun jika terpapar oleh air dan kelembaban dalam jangka waktu yang lama, kayu tersebut akan rusak.

Terakhir, penggunaan kayu untuk bingkai jendela juga memiliki dampak buruk pada lingkungan. Pembuatan dan penggunaan kayu memerlukan banyak energi dan bahan kimia yang dapat merusak lingkungan. Selain itu, proses pembuatan kayu sering kali melibatkan penebangan hutan yang dapat mengganggu ekosistem alami.

Dalam ringkasan, meski kayu bisa menjadi bahan yang indah untuk bingkai jendela, namun ada sejumlah kelemahan yang harus diperhatikan. Biaya bahan, pemeliharaan, dan potensi kerusakan serta ancaman lingkungan harus dipertimbangkan sebelum memilih untuk menggunakan bahan kayu. Dalam banyak kasus, pemilik rumah dan kontraktor sering kali memilih bahan alternatif seperti aluminium atau vinyl yang memiliki kelebihan lebih banyak dan mempunyai nilai lebih dalam segi ketahanan dan biaya yang lebih bersahabat.